Soal Rohingya, Pemerintah Harus Tempuh Jalur Diplomatik

Rohingya

Oleh: Dailami Firdaus

Hari ini saya hadir di Aksi Solidaritas untuk saudara-saudara kita yang berada di Rakhine State, Myanmar. Perkembangan kondisi yang terjadi di Rakhine dalam dua pekan ini mendominasi seluruh pemberitaan media baik nasional maupun internasional, jelas sangat mengusik rasa kemanusiaan kita semua.

Terjadinya kekerasan, penyiksaan dan pembunuhan massal jelas tidak bisa ditolerir lagi, walau dengan alasan apa pun. Kita sama-sama melihat bahwa seluruh korbannya adalah warga sipil dan anak-anak, terutama penduduk muslim Rohingya. Kita tidak boleh membiarkan keadaan ini terus terjadi, pembersihan etnis dan genosida.

Atas nama kemanusiaan dan sesuai dengan amanah Pembukaan UUD 1945, bahwasanya “sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan”.

Saya mendesak agar pemerintah segera melakukan langkah konkrit, dengan menempuh jalur diplomatik yang proaktif dan konstruktif dan selalu menyuarakan di organisasi-organisasi internasional, ASEAN, OKI, PBB, dan organisasi internasional lainnya untuk dapat membahas langkah penyelesaian permasalahan di Rakhine State.

Tidak lupa saya mengimbau dan mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia agar bersama-sama berdoa agar saudara-saudara kita di Rakhine State diberi kekuatan, ketabahan, dan segera dilepaskan dari segala peristiwa ini. Saya juga mengimbau agar kita membantu kebutuhan-kebutuhan saudara-saudara kita di Rohingya melalui lembaga-lembaga yang resmi tentunya dan dapat dipertanggungjawabkan. (*)

(*) Anggota DPD RI Provinsi DKI Jakarta