Beranda Headline Berita Festival Tingkat Nasional Senam Bugar Lansia Indonesia

Festival Tingkat Nasional Senam Bugar Lansia Indonesia

Kastara.ID, Jakarta – Sembilan hari ke depan, 9 September 2019, Hari Olahraga Nasional (Haornas) diperingati. Menuju hari bersejarah dunia olahraga Indonesia itu, Staf Ahli Hukum Olahraga mewakili Menpora, membuka Festival Tingkat Nasional Senam Bugar Lansia Indonesia, di Halaman Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Ahad (1/9) pagi. Budaya hidup sehat dan bugar harus terus digalakkan dan ditingkatkan, apalagi bagi kaum yang menuju lanjut usia, karena lansia harus tetap produktif.
Festival ini, selain mengawali rangkaian kegiatan Bulan September sebagai Bulan Olahraga yang di dalamnya ada Haornas, dimaksudkan pula untuk terus mengajak masyarakat, khususnya para lansia yang menurut data BPS tahun 2019 ini mencapai 25,9 juta jiwa (9,7%), untuk terus produktif berdaya guna dalam pembangunan nasional.
“Lansia harus terus produktif dan meningkatkan produktivitasnya sehingga keikutsertaan dalam pembangunan bangsa tetap terjaga,” kata Staf Ahli Samsudin.
Salah satu upaya meningkatkan produktivitas adalah melalui olahraga. Adapun olahraga yang paling cocok dalam rentan usia lansia adalah senam kebugaran. Dalam hal ini Kemenpora terus mendorong dengan melahirkan Senam Ayo Olahraga 1 Menit dan Senam Bugar Lansia Indonesia Seri 2. “Kemenpora telah memprakarsai Senam Ayo Olahraga 1 Menit yang bisa dilakukan oleh siapa saja, di mana saja, dan kapan saja, cocok untuk para lansia,” tambahnya.
Peserta festival ini terdiri dari perwakilan daerah-daerah di Indonesia serta dari klub-klub senam lansia Jakarta dan sekitarnya. Hadir Asdep Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus Aris Subiyono, Asdep Sentra dan SKO Bayu Rahardian, Sesdep Pengembangan Pemuda Amar Ahmad, Ketua DWP Kemenpora Titin Isnanta sekaligus Ketua Pelaksana, dan para pengurus Lansia Nasional serta daerah. (lan)
- Advertisement -

TERBARU

Inflasi Bakal Terkerek Kenaikan Tarif Cukai Rokok

Kastara.ID, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mengharapkan kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau rokok sebesar 23 persen dan peningkatan harga jual eceran...