Beranda Headline Berita Partai Baru Bentukan Amien Rais Bernama “Partai Umat”

Partai Baru Bentukan Amien Rais Bernama “Partai Umat”

Kastara.ID, Jakarta – Mantan Ketua MPR Amien Rais akhirnya mengumumkan partai baru yang akan dibentuknya. Melalui akun Youtube resminya, Kamis, 1 Oktober 2020, Amien menyatakan partai baru bentukannya akan bernama Partai Umat. Amien mengatakan, pengumumannya tersebut sebagai Mukaddimah Partai Umat.

Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) itu menjelaskan nama tersebut terkait dengan azas partai. Menurut Amien, Partai Umat bertekad bekerja dan berjuang bersama anak bangsa melawan kedzaliman. Selain itu Partai Umat akan selalu berujuang menegakkan keadilan.

Sebelumnya muncul dugaan Amien bakal menggunakan nama PAN Reformasi sebagai nama partai barunya. Dugaan itu akhirnya dibantah oleh loyalis Amien Rais, Agung Mozin. Saat memberikan keterangan, Kamis (1/10), Agung mengakui semula terpikir menggunakan nama PAN Reformasi. Namun setelah mendapat masukan sejumlah ahli, Amien memutuskan tidak menggunakan nama tersebut.

Amien menurut Agung juga menegaskan partai baru tersebut memliki semboyan melawan kedzaliman dan tegakkan keadilan. Sedangkan azas partai yang digunakan Partai Umat adalah Islam Rahmatan Lil Alamin. Amien menuturkan, Islam melarang diskriminasi atas apapun. Sementara itu terkait logo partai, Amien masih enggan menjelaskannya. Termasuk juga kapan deklarasi Partai Umat akan dilaksanakan.

Sementara Wakil Ketua Umum (Waketum) PAN Viva Yoga Muladi mengaku pihaknya tidak peduli dengan langkah Amien Rais membentuk partai baru. Menurut Viva, PAN tidak mau ambil pusing dengan manuver yang dilakukan mantan pimpinannya itu.

Saat memberikan komentar (30/9), Viva yakin partai baru bentukan Amien Rais tidak akan membawa pengaruh mencolok terhadap keberadaan PAN. Ada atau tidak adanya embel-embel “Amanat” atau nama lain yang seperti PAN tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap eksistensi partai yang saat ini dipimpin Zulkifli Hasan itu.

Viva menegaskan, PAN akan tetap berjalan menatap ke depan. Viva menyebut PAN akan tetap bersama masyarakat untuk kesejahteraan dan memajukan demokrasi bangsa. (ant)

- Advertisement -

TERBARU

Penundaan Pelaksanaan Pilkada 2020 Masih Memungkinkan

Kastara.ID, Jakarta - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menyatakan, terdapat 612 kasus pelanggaran protokol Covid-19 sepanjang tahapan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Sedangkan 83...