Bantai Demonstran Palestina, Erdogan Sebut Netanyahu Teroris

Netanyahu

Kastara.id, Istanbul – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai “teroris”. Ungkapan tersebut semakin memperkeruh cekcok kedua negara yang dimulai ketika Erdogan mengkritik penggunaan kekuatan militer oleh Israel untuk menindak demonstrasi di Gaza.

Israel membela diri bahwa mereka sudah benar dengan membunuh 15 warga Palestina dalam unjuk rasa Jumat (30/3) lalu. Netanyahu menanggapi tudingan Turki bahwa Israel tidak akan mau dikuliahi orang lain yang secara membabi buta telah membomi penduduk sipil selama bertahun-tahun. Tentu saja yang dimaksud Netanyahu adalah Turki.

Presiden Erdogan menyampaikan kepada para pendukungnya Minggu (1/4) soal sikap Netanyahu. “Kami tidak malu menginvasi diri kami sendiri, Netanyahu. Anda pencaplok dan saat ini yang ada di tanah itu adalah pencaplok. Saat yang sama, Anda teroris,” ungkap Erdogan seperti dilansir Reuters.

Baca Juga:  Serukan Penghentian Pemukiman Ilegal Israel di Palestina

“Kalian negara teroris. Semua tahu apa yang kalian lakukan di Gaza dan yang kalian lakukan di Yerusalem. Tidak ada yang serupa dengan kalian di dunia ini,” sebut Erdogan lagi.

Terkait unjuk rasa warga Palestina, Menteri Pertahanan Israel menolak seruan penyelidikan untuk pembantaian warga Palestina Jumat lalu itu. Hamas menyatakan lima dari korban meninggal itu adalah anggota sayap militernya.

Israel menyatakan delapan dari 15 orang yang tewas adalah orang Hamas, dan dua lainnya berasal dari faksi lainnya. (npm)