PSBB Transisi

Kastara.ID, Jakarta – Mobilitas masyarakat yang menggunakan moda transportasi umum di tengah pandemi Covid-19 mengalami lonjakan yang drastis. Salah satunya terjadi pada kenaikan penumpang KRL hingga lima kali lipat daripada biasanya.

“Di bulan Juli, perjalanan menggunakan KRL hanya mencapai 100 ribu. Sementara pada November sekitar 600 ribu,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, Jumat (3/12).

Selain moda transportasi darat, peningkatan mobilitas juga terjadi pada transportasi udara, yang mengalami peningkatan drastis dalam waktu lima bulan terakhir.

“Sama seperti pelaku perjalanan yang menggunakan pesawat pada Juli 350 ribu, kemudian meningkat menjadi 1,6 juta pada November,” lanjutnya.

Lebih lanjut Wiku menerangkan, harusnya peningkatan mobilitas masyarakat ini diimbangi dengan kedisiplinan protokol kesehatan. Namun, data terakhir menunjukkan hal yang berbeda di mana kedisiplinan protokol kesehatan mengalami penurunan yang signifikan.

“Tercatat desa atau kelurahan yang warganya patuh mengenakan masker dan tetap jaga jarak mengalami penurunan dari yang awalnya 76,42% kemudian menjadi 74,91 persen. Kemudian berdasarkan catatan, penerapan protokol kesehatan pada Juli sekitar 21 ribu, dan merosot pada minggu ini hingga 9 ribu,” jelasnya.

“Ini jelas menunjukkan angka pelonggaran yang sangat besar. Ini sangat memprihatinkan,” tukas Wiku. (ant)