Biro Persidangan Setjen DPR Dituntut Harus Profesional

Damayanti

Kastara.ID, Jakarta – Deputi Persidangan Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI Damayanti meminta agar seluruh pejabat eselon dan jajaran Biro Persidangan I dan Biro Persidangan II tetap dapat bersikap profesional, netral, dan disiplin dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di tahun 2019. Diharapkan, dengan sikap profesional dan non partisan itu dapat mendukung suasana dan kelancaran kinerja.

“Selain itu perlu juga bersikap disiplin. Walaupun Anggota Dewan sibuk, kita harus tetap stay, dan tetap mengejakan tugas apa pun yang ada di kantor,” pesan Maya, sapaan akrab Damayanti, dalam Rapat Koordinasi Deputi Persidangan Setjen dan BK DPR RI dengan jajaran pejabat eselon Biro Persidangan I dan II, di Ruang Rapat Pansus, Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (4/1).

Baca Juga:  Hari Amal Bhakti, Anies: Keluarga Jadi Kunci Penting Jaga Kerukunan

Maya menambahkan, sesungguhnya kegiatan Rakor tersebut adalah hal yang biasa. Namun khusus untuk menghadapi Masa Persidangan III Tahun Sidang 2018-2019 yang akan dibuka pada Senin, 7 Januari 2019 mendatang, merupakan penghujung masa jabatan Anggota Dewan Periode 2014-2019, Maya meminta seluruh jajaran terkait dapat bersikap lebih perhatian.

“Karena (tahun 2019 ini) Anggota Dewan juga tambah sibuk dan banyak kegiatan di luar (Senayan). Oleh karenanya, saya ingin agar jajaran yang ada dapat mendukung kinerja utama kedewanan. Banyak kegiatan dewan keluar kota, tetapi kita tidak boleh melupakan kerjaan yang ada di dalam, seperti fungsi legislasi,” imbuh Maya.

Dikatakannya, selesainya suatu undang-undang (UU) merupakan prestasi dari Anggota Dewan. Hal itu menjadi parameter dari Anggota DPR RI di dalam pelaksanaan tugasnya. Oleh karenanya, Setjen dan BK DPR RI, khususnya Biro Persidangan sebagai supporting system Dewan, harus tetap mengingatkan Anggota Dewan, salah satu caranya adalah dengan membuat jadwal rapat.

Baca Juga:  Porpemda Jadi Sarana Menciptakan Kualitas Aparatur yang Kompeten

“Boleh melakukan kegiatan keluar, tetapi untuk fungsi-fungsi yang menjadi parameter dan image Dewan tetap harus didukung secara full. Mereka juga dituntut untuk bisa me-manage anggaran kedepan dengan baik. Akhir tahun 2019 ini kita juga akan berhadapan dengan Anggota Dewan yang baru. Karena tahun ini merupakan waktu transisi, dan kita harus mempunyai perhatian yang lebih dari waktu yang sebelumnya,” jelas Maya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Persidangan I Setjen dan BK DPR RI M. Dimyati Sudja menyampaikan bahwa Rakor yang digelar tersebut adalah untuk memaksimalkan pelaksanaan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2019 dengan baik dan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Kepala Daerah Diminta Atensi Terhadap Pengembangan SDM Aparatur

“Untuk peningkatan kinerja di tahun 2019, kita akan terus melakukan konsolidasi dalam rangka peningkatan SDM, sehingga ke depannya akan bisa berpengaruh dalam peningkatan pelaksanaan tugasnya,” kata Dimyati.

Ia juga mengingatkan, saat ini Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut harus bisa menunjukkan jati dirinya sebagai ASN. “Yakni yang selalu mengutamakan kepentingan Anggota Dewan, karena kita sebagai supporting system. Selain itu juga untuk menjaga marwah nama baik dari ASN itu sendiri, yakni tetap mengikuti pada ketentuan aturan, nilai-nilai religi dan kebenaran yang hakiki,” pungkasnya. (rya)