Citizen Journalism

Kastara.ID, Bekasi – Di era sekarang ini, siapa pun bisa menjadi seorang reporter. Apa pun yang disaksikan diri sendiri, bisa disampaikan kepada banyak orang.

Kanal informasinya pun kian beragam. Tak sekadar berbagi informasi di akun media sosial yang jaringan pertemanannya sudah lebih dulu dikenal. Kini banyak juga aplikasi khusus yang bisa memfasilitasi penyampaian informasi ala konsep “Citizen Journalism”.

Salah satunya adalah atmago.com yang bisa diakses melalui laman website serta aplikasi yang diunduh di playstore. Laman ini memungkinkan para anggotanya saling berbagi informasi apa pun yang diketahui.

Salah satu pengelola atmago.com Bisot mengatakan, jenis informasi yang bisa dibagikan melalui atmago.com tidak dibatasi. Namun mayoritas berskala lokal.

“Kami bagi saluran informasinya ke dalam empat kanal. Yakni berita warga, laporan warga, acara, juga lowongan kerja,” kata Bisot yang menjadi pemateri “Citizen Journalism” di hadapan siswa SMK Merah Putih pada acara “Aku Pondok Gede, Menyibak Gelap, Menggapai Terang”.

Menurut Bisot, meskipun informasinya berskala lokal, tapi keragaman informasi yang datang dari 78 Kota/Kabupaten, dengan total anggota yang menjadi informasi juga audiens sudah lebih dari satu juta orang.

“Siapa saja bisa bergabung, mau berlaku sebagai informan atau sekadar memantau informasi juga bisa. Dalam setiap kesempatan sosialisasi kami imbau untuk ikut bergabung karena tidak dikenakan biaya,” katanya.

Termasuk pula puluhan siswa SMK Merah Putih yang mengikuti “Workshop”. Melalui “Workshop” pula, para pengelola atmago.com tak sekadar mengajak para siswa menjadi informan, tapi juga mengajak mereka menyampaikan informasi yang benar dan menghindari penyebaran informasi “Hoax”.

“Demi menangkal peredaran ‘Hoax’, kesadaran harus muncul di diri pribadi. Namun juga ada admin yang akan mengkroscek keberadaan informasi yang mungkin menyesatkan,” katanya.

Kepada para siswa, Bisot mengatakan bahwa mereka juga bisa mengimplementasikan konsep “Citizen Journalism” dengan menyampaikan informasi-informasi sederhana.

“Prinsipnya, promosikan diri sendiri. Misalnya di sekolah ada acara apa, dalam perjalanan melihat apa, dan lainnya,” kata Bisot. (raf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *