MotoGP 2021

Kastara.ID, Jerez – Pembalap satelit Petronas Yamaha SRT Valentino Rossi, terlepas dari berbagai masalah yang ia hadapi di awal musim ini, kecepatan balapnya di Seri Jerez kemarin sebenarnya kurang lebih sama kencangnya dengan laju tahun lalu ketika finis di podium tiga.

Tapi dengan waktu yang sama tahun ini Rossi hanya menempati posisi ke-17, bahkan tertinggal 22,7 detik dari pemenang balap.

Sebagai perbandingan, Rossi menghabiskan total waktu 41 menit 28,212 detik dalam balapan 25 lap di Andalusia musim lalu, dengan hasil finis ketiga, hanya tertinggal 5,5 detik.

Sementara akhir pekan kemarin dalam balapan di sirkuit yang sama serta jumlah lap yang sama, Rossi total membutuhkan waktu 41 menit 28,333 deti, yang hampir identik.

Ternyata, kecepatan Rossi masih kalah dengan perkembangan kecepatan MotoGP pada umumnya, perkembangan pesat MotoGP dalam satu tahun terakhir telah membuat Rossi tertinggal jauh di belakang, level semakin meningkat dengan persaingan yang sangat berat.

“Kami mencoba motornya seperti tahun lalu, tidak persis seperti tahun lalu tapi di atas kertas harus sedikit lebih baik, tapi entah mengapa saya lebih kesulitan. Juga ban dari tahun lalu kurang lebih sama tapi kami tidak dapat menemukan cengkeraman yang sama,” kata Rossi setelah balapan sebagaimana dilansir Crash.

“Juga bagi kami itu adalah tanda tanya (mengapa) tapi memang benar bahwa di MotoGP semuanya berubah sangat cepat dari satu tahun ke tahun lainnya. Banyak perubahan performa dan semua orang mencoba untuk membuat segalanya lebih baik, tapi terkadang itu tidak mungkin,” sambung Rossi.

Rossi yang memulai balapan Jerez dari posisi ke-17, karena terus bermasalah dengan cengkeraman ban belakang, sempat turun ke posisi ke-19 di lap awal.

The Doctor kemudian mampu naik ke urutan 16 di pertengahan balapan, sebelum melakukan kesalahan dan disusul oleh adiknya sendiri, Luca Marini.

“Pada saat tertentu saya bersama dua KTM, terutama Petrucci dan Lecuona, tapi ketika saya mencoba menyalip Lecuona saya melebar dan saya juga kehilangan posisi dari adik saya. Saya tidak bisa mengambil poin. Itu sulit dan yang pasti ini bukan posisi yang kami harapkan. Tapi kami berjuang sepanjang akhir pekan dan juga dalam balapan saya tidak cukup cepat. Ini merupakan awal yang sulit (musim ini) karena saya tidak cukup cepat. Kami punya masalah dengan pengaturan motor dan saya tidak dapat berkendara secara maksimal,” jelasnya.

“Kami harus menemukan cara teknis untuk memperbaiki jenis masalah ini dan mencoba menjadi lebih kuat dan membawa motor hingga limitnya. Kami akan lihat (pada tes hari Senin) apakah kami dapat membuat motor lebih baik,” harap Rossi.

Meski sedang menderita dengan hasil buruk bertubi-tubi, tapi Rossi masih bisa mempertahankan semangat dan motivasi, ini yang paling penting untuk bisa segera bangkit.

“Kami harus optimis dan menjaga motivasi tetap tinggi dan melakukan segala kemungkinan untuk menjadi lebih kuat,” serunya.

Balapan selanjutnya akan berlangsung di Sirkuit Le Mans dalam Grand Prix Prancis (16/5). (tra)