Sidik Mulyono: Berita Bohong Akan Berimplikasi Hukum

Hoaks

Kastara.ID, Depok – Setiap manusia di dunia berkeinginan untuk menyampaikan berita atau informasi kepada khalayak ramai di masyarakat. Namun demikian hendaknya kabar yang ingin disampaikan bukanlah berita bohong (hoaks/hoax).

Demikian disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadiskominfo) Kota Depok, Sidik Mulyono, saat membuka Pelatihan Jurnalistik dan Animasi Tingkat SMA/SMK Sederajat, di Aula Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Rabu (5/12).

Sidik mengatakan bahwa saat ini penyampaian informasi lebih mudah seiring dengan kemajuan teknologi yang ada di gengaman melalui internet. “Berita yang cepat menyebar di media sosial itu, bisa diakses kepada siapa saja. Dan tak semua yang disampaikan mengandung kebenaran. Makanya harus kita pilah-pilah mana berita benar yang sesuai fakta dan bisa dipertanggungjawabkan dan mana berita bohong atau hoaks,” paparnya.

Baca Juga:  Bamsoet: Pemahaman Pancasila Generasi Muda Menurun

Sidik juga mengingatkan soal keterkaitannya dengan hukum. “Berita bohong yang disebar akan berimplikasi hukum. Makanya kita jangan sampai menyebarkan berita bohong, apalagi untuk tujuan memecah belah,” imbuh Sidik.

Salah satu wartawan dan sekaligus pembicara, Anton mengatakan soal sikap dalam menghadapi hoaks. “Sekarang waktunya kita perang terhadap berita hoaks. Kalau pun kita menerima berita hoaks, kita sudah tahu dampaknya. Jadi wajib kita hindari,” ujarnya.

Pelatihan yang diikuti 100 peserta dari sekolah negeri maupun swasta di Kota Depok ini, tampak terlihat antusiasme peserta. Para peserta juga diharuskan membuat berita fakta serta peristiwa untuk dituangkan menjadi sebuah berita. (rud)