Beranda Headline Berita Menuju Olimpiade, Indonesia Gelar Turnamen Pencak Silat di Belanda

Menuju Olimpiade, Indonesia Gelar Turnamen Pencak Silat di Belanda

​Kastara.ID, Den Haag – Sebagai bagian dari upaya promosi Pancasila agar dapat diakui oleh the International Olympic Committee (IOC) dan dapat berlaga di Olimpiade.​ Nederlandse Pencak Silat Federatie (NPSF) menggelar Open Pencak Silat Tournament di Sportcampus Zuiderpark, Belanda.

Kegiatan yang didukung penuh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag dan Rumah Budaya Indonesia ini dijalankan dengan baik oleh Perguruan Merpati Putih Den Haag sebagai pelaksana yang ditunjuk oleh NPSF menjadi tuan rumah untuk turnamen kali ini.

“Partisipasi anda semua pada hari ini yang datang tidak hanya dari Belanda tapi dari Jerman dan Belgia telah memberikan harapan besar dan optimisme bagi masa depan Pencak Silat untuk diakui di tingkat internasional. Kita membutuhkan sedikitnya dukungan dari 70 negara untuk berlaga di Olimpiade di masa-masa yang akan datang. Kami juga berharap melalui turnamen ini nilai-nilai persaudaraan, solidaritas, saling menghormati dan sportivitas akan semakin kuat, tetap terjaga dan dijunjung tinggi,” ujar wakil KBRI Den Haag.

Open Pencak Silat Tournament yang digelar dalam satu hari tersebut diikuti oleh sembilan puluh sembilan peserta dan tujuh belas kontingen/perguruan dari tiga negara yaitu Belanda, Jerman, dan Belgia. Turnamen mempertandingkan kelas junior, youth, dan senior ​dan dihadiri oleh 250 orang masyarakat Belanda maupun Indonesia yang memadati arena. Mereka antisias menyaksikan secara langsung seluruh pertandingan yang dimulai pukul 10 pagi hingga pukul 5 petang.

Turnamen ini diselenggarakan dalam rangka memberikan kesempatan bagi pesilat baru untuk mengikuti kompetisi dan memperkaya pengalaman bagi yang sudah lama. Untuk mempertinggi rasa percaya diri bagi para pesilat muda, diberikan pula tempat khusus untuk berlaga tanpa mengikuti turnamen.

Di Belanda sendiri terdapat Federasi dari Pencak Silat yaitu NPSF yang didirikan tahun 2015 dan telah mendapatkan pengakuan secara resmi dari Federasi Pencak Silat Eropa (EPSF), yang berbasis di London, Inggris, dan Federasi Pencak Silat Internasional (PERSILAT), yang berbasis di Jakarta, Indonesia.

Federasi Pencak Silat Belanda mendukung dan mempromosikan seni bela diri Pencak Silat dengan menyelenggarakan berbagai turnamen, seminar, dan festival bersama dengan para anggotanya. NPSF menjalin hubungan yang erat dengan KBRI Den Haag dan dengan organisasi Pencak Silat regional dan nasional di seluruh dunia.

Sepanjang tahun 2019 ini turnamen Pencak Silat akan kembali digelar di berbagai tempat, di antaranya Perguruan Satria Muda Indonesia: Open Pencak Silat Toernooi, 31 Maret 2019 di Hoofddorp. Belgische Pencak Silat Federatie:Belgium Open 2019, 26-28 April 2019, di Schoten, Belgia. Nederlandse Pencak Silat Federatie (NPSF): Internationaal Pencak Silat Event, di Den Haag, 11-13 Oktober 2019. Dan Open Pencak Silat Toernooi yang direncanakan akan digelar pada 23-27 November 2019. (lan)

- Advertisement -

TERBARU

Sistem Pengendalian Jemaah Haji Indonesia Terbaik

Kastara.ID, Makkah - Apresiasi tentang penyelenggaraan ibadah haji oleh pemerintah Indonesia kali ini datang dari negeri tetangga, Malaysia. Ketua Rombongan Haji Malaysia 1440H Dato...