Beranda Headline Berita Argo Yuwono: Pemulangan WNI Eks ISIS Masih Wacana

Argo Yuwono: Pemulangan WNI Eks ISIS Masih Wacana

Kastara.ID, Jakarta – Pihak kepolisian mengatakan bahwa pemulangan pemulangan eks simpatisan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) masih sekedar wacana belaka.

“Udah dipulangkan toh? Belum kan? Itu masih wacana,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono, di kantornya, Jakarta, Kamis (6/2).

Saat ini Polri masih menunggu arahan resmi terkait pemulangan eks-ISIS ke Indonesia. “Nanti kita tunggu ada rapatnya, nanti saja kalau ada kepastian ya,” ujar Argo.

Sebelumnya wacana pemulangan WNI eks ISIS kembali mencuat usai pidato Menteri Agama Fachrul Razi, di Ancol, Jakarta, Sabtu (1/2) lalu. Beberapa media, bahkan situs resmi Kementerian Agama, mengutip Fachrul bahwa pemerintah sedang mengkaji opsi kepulangan eks ISIS.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut pihaknya telah memulai kajian tentang hal tersebut. Menurutnya, ada 660 orang WNI eks ISIS yang tersebar di negara-negara seperti Afghanistan, Irak, dan Suriah.

Di lain pihak, Presiden Indonesia Jokowi mengaku enggan memulangkan mereka. Namun, itu tetap dibahas dalam rapat. “Ya kalau bertanya kepada saya, ini belum ratas ya, kalau bertanya kepada saya, saya akan bilang tidak (bisa). Tapi masih dirataskan,” ujar dia, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta (5/2).

Meski demikian, Menag Fachrul Razi sendiri mengaku tak pernah mewacanakan pemulangan sekitar 600 WNI itu. Ia menuding berita yang beredar terkait itu bias karena salah mengutip.

Fachrul menegaskan bahwa dirinya tak pernah sama sekali membahas rencana pemulangan para WNI eks ISIS. Dalam pertemuan itu, Fachrul mengklaim hanya meneruskan pemaparan Hendri. (ant)

- Advertisement -

TERBARU

Pelanggan PLN Bisa Akses Layanan Whatsapp Listrik Gratis Mulai 6 April

Kastara.ID, Jakarta - Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyampaikan, layanan aplikasi pengirim pesan Whatsapp untuk pembebasan dan pengurangan tarif listrik dapat digunakan masyarakat mulai 6...