Beranda Headline Berita Menpora Siap Mendapat Kritikan dan Masukan

Menpora Siap Mendapat Kritikan dan Masukan

Kastara.ID, Jakarta – Menpora Zainudin Amali menyampaikan pihaknya sangat akan menerima kritikan dan masukan yang membangun dari mitra khususnya dari Anggota Komisi X DPR RI. Hal itu Menpora sampaikan saat melakukan Rapat Kerja perdananya bersama para pejabat Eselon I dan II Kemenpora dengan Anggota Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta.
“Saat ini dengan jajaran pejabat Kemenpora kami sedang mereview semua regulasi yang ada di Kemenpora jika ada regulasi yang menghambat tentu akan segera diperbaiki dan diganti untuk mempercepat program baik di bidang kepemudaan dan dibidang keolahrgaan,” ujarnya usai Raker, Kamis (7/11) siang.
Menpora juga sampaikan Kemenpora sebagai mitra Komisi X DPR RI siap mendapatkan masukan, kritikan dan berbagai informasi karena hal itu wajar dan membuat kementerian yang dipimpinnya memiliki banyak refensi dalam menyusun program. “Kami siap mendapat kritik apapun dan wajar supaya dalam menyusun program-program kerja tidak hanya sekedar program yang outputnya tidak jelas,” tambahnya.
Kemenpora, lanjutnya tidak akan mampu sendirian mengurus bidang pemuda dan olahraga tapi Kemenpora juga akan bermitra dengan kementerian-kementerian, sektor-sektor lain untuk mendorong program Kemenpora menjadi lebih baik. “Semoga rapat perdana dengan Komisi X ini menjadi awal yang baik kemitraan yang sinergis saling mengisi apa yang kurang dan menyempurnaan yang belum,” kata menteri kelahiran Gorontalo ini.
Dalam Raker ini juga dibahas soal naturalisasi atlet Fabiano Da Rosa Beltrame (pemain sepakbola profesional asal Brasil) dan Peyton Alexis Whitted (pemain basket putri profesional asal Amerika Serikat. “Secara administratif di Komisi III DPR RI bersama Kemenkumham telah menyetujui,” ujar Menpora.
Sementara Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda telah memberikan rekomendasi atas naturalisasi kedua atlet ini. “Komisi X DPR RI dapat memberikan rekomendasi kewarganegaraan atas nama Fabiano Da Rosa Beltrame dan Peyton Alexis Whitted dengan catatan bahwa penetapan kewarganegaraan ditetapkan oleh instansi yang berwenang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Syaiful Huda.
“Saya sangat senang meskipun proses ini (naturalisasi) masih kurang sedikit semoga proses terakhir nanti selesai dengan baik dan saya bisa dapat kewarganegaraan Indonesia,” ujar Fabiano Da Rosa Beltrame usai dengan lancar melafalkan sila-sila Pancasila bersama Peyton Alexis Whitted di hadapan para Anggota Dewan Komisi X DPR RI dan jajaran Kemenpora. (sud)
- Advertisement -

TERBARU

Pemberantasan Korupsi Ringankan Langkah Indonesia Jadi Negara Maju 2045

Kastara.ID, Jakarta - Praktik korupsi sejatinya adalah penghambat pembangunan dan kemajuan sebuah bangsa oleh karena itu harus jadi musuh bersama. Itulah kenapa pada Peringatan...