Ketua KPU Kepulauan Seribu, Imam Cahyadi mengatakan, surat suara yang dilipat dan disortir meliputi untuk pemilihan Presiden dan wakil presiden, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta.

“Kami melibatkan 16 petugas yang sudah terlatih dan berpengalaman. Targetnya bisa selesai pekan ini. Proses pelipatan dan penyortiran ini dilakukan dalam pengawasan Bawaslu dan Polres Kepulauan Seribu,” ujarnya, Selasa (9/1).

Imam menjelaskan, saat ini para pekerja sudah menyelesaikan penyortiran dan pelipatan surat suara DPR RI sebanyak 22.560. Hasilnya, terdapat 22.515 surat suara berkondisi baik dan 45 surat suara dinyatakan rusak atau tidak bisa digunakan.

“Untuk kriteria surat suara dinyatakan rusak yakni, hasil cetak warna surat tidak merata, tidak jelas, tidak terbaca, banyak noda, surat suara kusut, mengerut, sobek atau bolong, warnanya tidak sesuai, nama dan logo partai tidak lengkap, hingga logo KPU tidak jelas.

Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan berharap, pelipatan dan penyortiran surat suara Pemilu 2024 dapat berjalan lancar tanpa ada kendala serta bisa selesai tepat waktu.

“Pekerjaan ini perlu kehati-hatian dan ketelitian. Saya mengapresiasi para petugas karena tahapan ini juga sangat penting dalam pesta demokrasi Februari 2024 mendatang,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan kondisi geografis dan mengantisipasi cuaca buruk di Kepulauan Seribu, pengiriman surat suara ke wilayah Pulau Pramuka, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara akan dikirim pada H-7 Pemilu.

Selanjutnya, pada H-3 akan dilanjutkan pendistribusian logistik ke 88 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Kepulauan Seribu.

“Pengiriman akan melibatkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Polairud, hingga Basarnas,” bebernya.

Sementara Kepala Polres Kepulauan Seribu, AKBP Jarot Sungkowo menuturkan, pihaknya turut mengerahkan personel untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses pelipatan surat suara di gudang logistik Gedung Mitra Praja.

“Semoga proses ini dapat berjalan dengan lancar dan aman hingga pelaksanaan Pemilu pada 14 Februari mendatang,” tandasnya. (hop)