Beranda Headline Berita CAS Rilis Fitur "Predictive Retrosynthetic" Terbaru di SciFinder-n

CAS Rilis Fitur “Predictive Retrosynthetic” Terbaru di SciFinder-n

Kastara.ID, Ohio – Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan demi membantu pemimpin litbang untuk mempercepat penemuan ilmiah, pada hari ini, CAS, divisi American Chemical Society, merilis fitur retrosynthetic yang penuh terobosan pada SciFindern.

Solusi berjenis computer-aided synthetic design (CASD) ini memakai teknologi kecerdasan buatan (AI), serta didukung koleksi CAS yang luar biasa berupa konten reaksi kimia yang dikurasi ilmuwan. Selain itu, fitur tersebut mengandalkan teknologi ChemPlanner dari John Wiley and Sons, Inc yang meraih penghargaan. ChemPlanner dapat menemukan jalur-jalur predicted retrosynthetic untuk senyawa yang telah diketahui dan senyawa baru.

“Perencanaan sintesis menjadi langkah penting dalam rancangan litbang, dan kerap tampil sebagai kendala utama yang menghambat aspek speed to market,” kata Tim WahlbergVice President, Product Management, CAS.

“Para pelanggan dengan antusias merespons fitur retrosynthetic terbaru yang diluncurkan di SciFindern pada tahun lalu. Kami gembira karena dapat memperluas teknologi ini dengan fitur-fitur prediktif sehingga para ahli kimia bekerja lebih inovatif, percaya diri, dan efisien.” imbuh Tim.

Perangkat penyusun rencana retrosynthesis SciFindern menggunakan retrosynthetic engine mutakhir guna membangun jalur-jalur ke senyawa yang diinginkan. Jalur-jalur ini terdiri atas sejumlah tahap reaksi kimia yang eksperimental dan prediktif, berasal dari 121 juta reaksi kimia dalam koleksi CAS. Koleksi tersebut dihimpun selama lebih dari 110 tahun melalui riset kimia.

Konten ilmiah CAS yang dikurasi manusia dikenal sebagai koleksi terlengkap di dunia. Kumpulan data yang unik dan bermutu tinggi ini lalu dipadukan dengan AI. Itu sebabnya, kekuatan teknologi CASD tampil lebih maksimal untuk menyajikan analisis baru demi menuntaskan berbagai tantangan sintesis kimia yang rumit.

Perencanaan yang dikembangkan pada SciFindern bersifat dinamis dan interaktif. Dengan demikian, ahli kimia mudah mengkaji langkah-langkah reaksi alternatif, menyediakan cara-cara intuitif guna menginspirasi pemikiran baru, mengevaluasi strategi-strategi sintesis alternatif, serta membandingkan pendekatan taktis.

Fitur retrosynthetic SciFindern mendukung alur kerja litbang kimia yang penting, termasuk sintesis dari berbagai inovasi molekul terkini, peningkatan skala reaksi kimia, dan penemuan berbagai peluang terobosan saat mengembangkan metode. Dengan mempercepat langkah-langkah penting dalam perencanaan litbang, para pelanggan SciFindern mampu mengusung lebih banyak inovasi ke pasar dengan lebih cepat. (rfr)

- Advertisement -

TERBARU

Selama Lima Tahun Tidak Pernah Ada Target Tercapai

Kastara.ID, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan nmenyoroti laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 dan Outlook Ekonomi 2020...