Beranda Headline Berita Indonesia Masters 2020: Giliran Praveen/Melati ke Perempat Final

Indonesia Masters 2020: Giliran Praveen/Melati ke Perempat Final

Kastara.ID, Jakarta – Lewati laga tiga game, ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti akhirnya lolos ke babak perempat final Indonesia Masters 2020. Tiket perempat final diraih Praveen/Melati setelah mengalahkan Lee Yang/Yang Ching Tun (Taiwan), dengan skor 20-22, 21-12, 21-12.

Di game pertama, Praveen/Melati sudah ketinggalan dari start awal permainan. Lee/Yang selalu menguasai jalan permainan. Sempat menyamakan kedudukan menjadi 19-19, Praveen/Melati akhirnya tetap kehilangan game pertama.

Game kedua dan ketiga balik dikuasai Praveen/Melati. Meskipun sempat terkejar oleh Lee/Yang, namun Praveen/Melati kembali unggul jauh.

“Di game pertama kami masih beradaptasi dengan kondisi lapangan, karena ini pertama kalinya kami main. Di babak pertama kemarin kan belum sempat main,” kata Melati soal game pertama.

“Kuncinya tadi kami bisa bermain di pola main kami sendiri dan kami bisa menjaga komunikasi di lapangan,” tambah Praveen.

Pada babak perempat final, Praveen/Melati akan berhadapan dengan Thom Gicquel/Delphine Delrue dari Perancis. Meskipun bestatus non unggulan, namun Gicquel/Delrue patut diwaspadai, karena mereka hari ini mengalahkan unggulan keempat dari Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, dalam dua game langsung, 21-11, 21-16.

“Tidak bisa diprediksi, lawan lumayan punya potensi. Mereka bukan unggulan tapi nggak boleh lengah. Tadi mereka mengalahkan unggulan keempat, berarti kan punya kualitas. Yang penting dari kami komunikasinya dijaga,” sebut Praveen.

Senada dengan Praveen, Melati pun menekankan bahwa mereka harus siap melawan siapa pun dan terus menjaga komunikasi. Sementar itu, Tontowi Ahmad/Apriyani Rahayu terhenti di tangan Chris Adcock/Gabrielle Adcock (Inggris), dengan skor 9-21, 12-21. (tra)

- Advertisement -

TERBARU

Masih Perlu Dikaji Soal Pembentukan Peradilan Khusus Pemilu

Kastara.ID, Jakarta - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan harus ada kajian yang mendalam dan komprehensif terkait wacana peradilan khusus pemilu. "Saya kira harus ada kajian...