30 Politisi PPP dan PAN Hijrah ke PBB

Kastara.id, Jakarta – Sebanyak 30 politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) khittah dan juga politisi Partai Amanat Nasional (PAN) hijrah ke Partai Bulan Bintang (PBB) pimpinan Yusril Ihza Mahendra menjelang pemilihan umum 2019.

Sejumlah politisi PPP yang bergabung dengan PKB meliputi Wakil Ketua Umum PPP kubu Romahurmuziy Tamam Achda; mantan Sekretaris Majelis Pakar PPP Ahmad Yani; dan Anwar Sanusi. Sementara politisi dari PAN yang bergabung ke PBB adalah Djoko Edi Abdurrahman.

Mereka datang ke kantor DPP PBB di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (16/4).

Mantan Sekretaris Majelis Pakar PPP Ahmad Yani mengatakan, kepindahan dirinya dan politisi PPP khittah yang lain ke PBB bukan karena sakit hati atau marah dengan kepemimpinan PPP Romahurmuziy atau pun PPP kepemimpinan Djan Faridz.

“Kita melihat PPP khittah ini paradigmanya sama dengan PBB. PBB ini merupakan rumah besarnya umat Islam. Kami merasa cocok dengan PBB,” ujar mantan anggota Komisi III DPR itu.

Usai resmi bergabung dengan PBB, Ahmad Yani menyatakan siap berjuang bersama kader partai berlambang bulan bintang untuk memenangi Pemilu 2019.

Sejumlah politisi PPP yang bergabung ke PBB berasal dari PPP kubu Romi dan Djan Faridz. Ahmad Yani menjelaskan, ada sekitar 30 mantan pengurus dan elite PPP yang hijrah ke PBB.

Ahmad Yani juga menegaskan bahwa persoalan Islam dan kenegaraan yang diperjuangkan oleh Yusril, klop dengan PPP khittah. “Kepentingan kami bukan kepentingan pragmatis. Begitu juga dengan ideologi dan pandangan politiknya dengan PBB,” jelas Ahmad Yani.

Dalam waktu dekat, Ahmad Yani berencana akan mengkonsolidasikan PPP khittah yang terstruktur hingga tingkat ranting agar bergabung dengan PBB. “Dalam waktu dekat akan kita konsolidasikan,” paparnya.

Bergabungnya politisi PPP khittah dan PAN ke PBB disambut baik oleh Yusril Ihza Mahendra dan menyebutnya sebagai tambahan energi baru.

“PBB merupakan rumah besarnya umat Islam, jadi terbuka bagi siapa saja yang beragama Islam. Kecuali, kelompok penista agama dan PKI tidak kita terima,” kata Yusril.

Yusril menambahkan bahwa sesungguhnya banyak kader PPP yang memiliki pandangan yang sama dengan PBB mengenai Islam dan kebangsaan. “Mereka punĀ supportĀ agar PBB menjadi partai yang besar,” katanya.

Selain Ahmad Yani dan Tamam Achda, Yusril mengungkap ada politisi PPP lainnya seperti Abraham Lunggana atau Haji Lulung, yang merupakan Ketua DPW PPP DKI dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019, juga sudah menghubunginya secara langsung.

“Beliau-beliau ini sudah mengatakan mendeklarasikan PPP khitah. PBB akan menampung semua komponen umat Islam,” tandas Yusril. (danu)