MotoGP Valencia 2020

Kastara.ID, Valencia – Pembalap Spanyol Joan Mir berhasil menyelelsaikan musim 2020 sebagai juara dunia di Seri Valencia, Ahad (15/11) kemarin. Suzuki akhirnya menuntaskan penantian panjang 20 tahun untuk kembali menguasai MotoGP.

Tapi Mir sendiri masih tak percaya dengan apa yang terjadi tahun ini. Jagoan Suzuki Ecstar itu hanya finis ketujuh dengan aman setelah start dari posisi ke-14 di Sirkuit Ricardo Tormo, namun hasil ini sudah lebih dari cukup untuk mengamankan gelar 2020.

Mir menjadi rider Suzuki pertama sejak tahun 2000 yang memenangkan gelar kelas utama, bergabung dengan daftar elit bersama Barry Sheene, Marco Luchinelli, Franco Uncini, Kevin Schwantz, dan Kenny Roberts Jr yang mengklaim gelar juara dunia untuk Suzuki.

“Luar biasa. Saya tidak punya kata-kata untuk menggambarkan emosi ini karena itu adalah sesuatu yang telah saya perjuangkan sepanjang hidup saya. Dan untuk akhirnya mendapatkan hasil ini pada saat saya tidak tertawa, saya tidak bisa menangis. Ini adalah emosi campuran,” ungkap pembalap asal Mallorca pasca balapan seperti dilansir AutoSport.

“Saya benar-benar bahagia. Anda tidak bisa percaya, karena ketika Anda mengikuti satu mimpi sepanjang hidup Anda dan akhirnya Anda mencapainya, saat ini saya tidak percaya apa yang sedang terjadi. Saya perlu waktu sekarang untuk bersantai untuk memahami apa yang terjadi karena saya tidak (lagi) punya kata-kata,” paparnya bahagia.

Mir melakukan debut Grand Prix penuh waktu pada 2016 di Moto3, dan berhasil menjadi juara dunia pada 2017 bersama tim Leopard Honda.

Setelah satu musim di Moto2 bersama Marc VDS, Mir naik ke MotoGP mulai 2019 bersama Suzuki, dan tahun ini menjadi pembalap paling konsisten lewat tujuh podium – termasuk kemenangan perdananya di GP Eropa.

Mir sekarang menjadi juara dunia MotoGP pertama yang juga memenangkan gelar Moto3.

Balapan musim ini masih menyisahkan satu seri lagi, yakni final Portimao, Ahad (22/11) mendatang. (tra)