Beranda Headline Berita Afifah: Berobat dengan KTP Bukan Program yang Tak Mungkin

Afifah: Berobat dengan KTP Bukan Program yang Tak Mungkin

Kastara.ID, Jakarta – Tangerang Selatan (Tangsel) telah menjalankan program berobat gratis dengan KTP untuk warganya. Jadi Depok pun sangat bisa menjalankannya. Karena program ini bukan hal yang mustahil dan sudah banyak diterapkan pemerintah kota dan kabupaten di Indonesia.

“Kalau di Tangsel dan Kota Bekasi bisa dijalankan, Depok pun harusnya bisa. Jadi berobat gratis dengan KTP bukan hal yang baru. Ini bukan program yang tak mungkin,” kata calon wakil wali kota Depok Afifah Alia saat bersilahturahmi dengan Majelis Taklim di kawasan Pasir Putih, Sawangan, Depok (16/10).

Tangsel yang dipimpin wali kota perempuan Airin, disebutnya telah menjalankan program berobat gratis dengan KTP sejak 2018 dan hingga kini masih berjalan. Berobat gratis dengan KTP ini untuk membantu mereka yang tak terdaftar BPJS dengan berbagai kendala. “Jadi ibu-ibu jangan takut, kita bisa kok seperti Tangsel. APBD kita pun tak jauh dengan Tangsel, sekitar Rp 3 triliun. Kalau Tangsel bisa, kenapa kita tidak bisa?” kata Afifah seperti dilansir pradiafifah.com (16/10).

Di Tangsel dengan sistem jaminan kesehatan tersebut, warga tak perlu lagi khawatir ditolak pelayanannya oleh RS swasta. Cukup tunjukkan KTP Tangsel dan NIK pada KTP, jika terbaca di sistem maka pasien tersebut sudah terdaftar sebagai peserta penerima bantuan APBD, dan dapat langsung ditangani.

“Soal bagaimana mekanismenya dan regulasinya kita bisa belajar dari Tangsel,” kata Afifah.

Sebelumnya tim paslon nomor 2 Idris-Imam kerap menyoroti program berobat gratis dengan KTP sebagai program yang tak mungkin. “Ini bukan program baru, program ini sudah banyak dijalankan oleh pemkot dan kabupaten. Saya juga heran kenapa dibilang tidak mungkin. Makanya kalau mau program ini jalan, jangan lupa pilih paslon nomor satu ya,” kata Afifah.

Saat ditanya soal realisasi janji kampanye, Afifah mengatakan kalau pemimpin ingin terpilih lagi di periode berikutnya, ya harus menjalankan program yang sudah dicanangkan.

“Jadi saat pilkada periode berikutnya, tak perlu kampanye lagi. Jalankan saja program yang dijanjikan. Jadi itu sih menurut saya. Makanya ibu-ibu doakan kami, dukung kami dan pilih kami,” kata Afifah.

Pada Pilkada 2020 pemilihan wali kota dan wakil wali kota Depok, Afifah sebagai calon wakil wali kota mendampingi calon wali kota Pradi Supriatna. Paslon ini mendapat nomor 1, sementara rivalnya Idris-Imam dengan nomor 2.

“Kemarin setiap ketemu ulama dan ustadz saya selalu didoakan mendapat nomor satu. Dan doa mereka terkabul. Sekarang mereka mendoakan saya menang, semoga doa ini juga bisa terkabul, amin,” kata Afifah. (lan)

- Advertisement -

TERBARU

Thriller Misteri Pembunuhan The Flight Attendant

Kastara.ID, Jakarta - HBO Max telah meluncurkan trailer pertama untuk The Flight Attendant, yang merupakan sebuah serial thriller misteri pembunuhan yang akan debut pada...