Kastara.Id,Kuala Kapuas  – Untuk yang ketiga kalinya  Komisi II DPRD Kapuas, Kalteng kembali menggelar rapat dengar pendapat membahas penyelesaian sengketa lahan antara masyarakat Desa Jangkang dengan PT. Pacifik Coal Mining (PCM),  di ruang rapat gabungan komisi DPRD Kapuas  dipimpin Anggota Komisi II DPRD Kapuas Berinto dan dihadiri pihak eksekutif yang dipimpin oleh Asisten I Setda Kapuas, Ilham Anwar. Senin (14/11).

Berinto mengatakan rapat dengar pendapat terkait penyelesaian permasalahan lahan antara masyarakat Desa Jangkang dengan PT. PCM adalah merupakan rapat yang ketiga kalinya dilaksanakan.

Dalam rapat ketiga ini menghasilkan beberapa poin kesepakatan, diantaranya bahwa terkait batas desa disepakati untuk pengambilan titik kordinat dilakukan pada 28 Oktober 2022 oleh tim pemerintah daerah.

Kemudian tim pengukuran dari PT. PCM akan melakukan pengukuran pada 24 Nopember 2022 terhadap lahan yang disampaikan oleh masyarakat Desa Jangkang, Kecamatan Pasak Talawang.

“Adanya batas kecamatan dan batas desa tidak menghilangkan kepemilikan masyarakat berdasarkan bukti kepemilikan,” kata Berinto.

Berinto berharap agar para pihak dapat melaksanakan kesepakatan tersebut dengan baik.

“Saya juga berharap agar investasi yang ada di Kabupaten Kapuas adalah investasi yang mendengar dan mengakomodir semua persoalan yang ada,” tutup Berinto