Kastara.Id,Jakarta – Dalam rangka melaksanakan Rangkaian Kegiatan Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD), Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri menggelar Rapat Kick Off Meeting Six Implementation Support Mission (ISM ke-6) di Ruang Nawasena lantai 2 Gedung C Kantor Ditjen Bina Pemdes Jakarta Selatan. Jum’at (18/11).

Rapat dibuka dan dipimpin oleh Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Eko Prasetyanto Purnomo Putro. Implentation Support Mission Ke-enam akan digelar pada tanggal 21 – 24 November 2022 yang akan membahas berbagai isu strategis untuk mempercepat implementasi Program penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD).

Masih kata  Dirjen Bina Pemerintahan Desa Eko Prasetyato. “dalam rangka melakukan berbagai evaluasi progress mengenai kegiatan-kegiatan implementasi yang sudah dilakukan, dengan kick off ini kita semakin mempererat mengakrabkan berbagai pihak yang terlibat di P3PD dan kita bersyukur bank dunia hadir memberikan support mensukseskan program ini sehingga berhasil sesuai dengan yang diharapkan”.

Hal senada disampaikan Sekretaris Ditjen Bina Pemdes, Paudah “kita kick off kan dan kita bahas bersama 2 terkait kendalanya apa saja, progress kegiatan apa saja, dan strategi keberlangsungannya seperti apa saja,
kita lakukan dari tanggal 21-24 November 2022, untuk keseluruhan komponen pengelola program P3PD, bukan hanya Bina Pemdes tetapi melibatkan Kemendes, Bappenas dan Kemenko PMK”. Ujar Paudah

Sementara itu support atau dukungan dalam rangka persiapan ISM (Implementation Support Mission) ke 6 disampaikan oleh Senior Social Development World Bank Jessica Ludwig “kita kerja sama secara intensif untuk membahas evaluasi apa yang sudah tercapai, apa yang perlu di akselerasi dan apa yang perlu ditambahkan supaya program ini sukses” tambah Jessica

MelaluiIMS ke-6 nantinya akan dilaksanakan beberapa target dan terobosan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan dan aparatur Pemerintahan Desa “khususnya peningkatkan kualitas belanja desa, sehingga untuk menuju pengembangan kapasitas aparatur desa yang efektif, efisien dan berkelanjutan” Tutup Martono (Direktur Fasilitasi Pengembangan Kapasitas Aparatur Desa).

Turut hadir dalam rapat kali ini, Muhammad Noval (Direktur Evaluasi Perkembangan Desa), Matheos Than MM (Direktur Penataan dan Administrasi Pemerintahan Desa), serta jajaran Kementerian/Lembaga terkait dari Kemendes dan Bappenas.