Memfasilitasi Tumbuh Kembang Content Creator Milenial

Content Creator

Kastara.ID, Surabaya – Kementerian Komunikasi dan Informatika menfasilitasi pengembangan komunitas desain di daerah. Bekerja sama Tim Komunikasi Presiden, upaya menjadi bagian dari pelibatan komunitas desain di daerah untuk menjadi bagian dalam penyebaran informasi mengenai pembangunan di Indonesia. 

Direktur Pengelolaan Media Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Siti Meiningsih menyatakan ajang Flash Design merupakan upaya pemerintah memfasilitasi tumbuh kembang content creator untuk mendukung proses komunikasi pembangunan. 

“Flash design bisa menjadi ajang bagi milenial untuk menjadi konten kreator untuk mendukung komunikasi pembangunan pemerintah,” ujarnya saat membuka Konten Flash Design di Surabaya, Jumat (22/3).

Menurut Siti Meiningsih, generasi muda akan menjadi tulang punggung bangsa. Oleh karena itu, perlu didorong agar dapat menghasilkan karya kreatif. 

“Teman-teman semua, generasi muda milenial akan menjadi tulang punggung bangsa. Usia produktif harus menjadi upaya untuk mengembangkan diri agar lebih inovatif dan kreatif,” ujarnya.

Menurutnya, pemilihan Kota Surabaya salah satu pertimbangan pelaksanaan di Surabaya karena terkenal anak mudanya kreatif.

“Kenapa Surabaya jadi pilihan lokasi? Karena surabaya terkenal anak mudanya sangat kreatif. Dan bisa menjadi sumber daya manusia untuk mengembangkan ekonomi kreatif,” jelanya.

Meiningsih menambahkan, pemerintah menjaga kewajiban agar semangat kreatif dapat menjadi pemicu percepatan pembangunan industri kreatif di tanah air. “Tujuan besarnya untuk mendorong kreativitas anak bangsa bisa menggerakan ekonomi Indonesia di pasar global,” jelasnya.

Sementara Tenaga Ahli Tim Komunikasi Presiden Andoko Darta menyatakan, melalui karya komunitas desain diharapkan dapat menyampaikan pesan pembangunan dengan lebih kreatif.

“Target kita ingin mendorong agar komunitas desain bisa tumbuh dan menjadi bagian dari proses mengomunikasikan pembangunan pemerintah kepada komunitasnya atau orang di sekitarnya,” ungkapnya.

Kegiatan Flash Design dirancang sebagai upaya pelibatan komunitas desain grafis yang ada di daerah untuk mengomunikasikan capaian pembangunan kepada masyarakat. Sebelum kompetisi Flash Design, digelar workshop yang dipandu oleh Komuntas Berakar. Peserta yang berjumlah 150 orang menghasilkan karya terbaik masing-masing untuk dinilai juri. 

Sejak awal tahun, ini sudah berlangsung di Manado, Sulawesi Utara; Palembang, Sumatera Selatan; dan Makassar, Sulawesi Selatan. Kota Surabaya menjadi lokasi ketiga pelaksanaan tahun ini. (rfr)