Beranda Headline Berita Dukungan Industri Digital untuk Social Distancing COVID-19

Dukungan Industri Digital untuk Social Distancing COVID-19

Kastara.ID, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyampaikan dukungan industri digital dalam membantu Pemerintah mengatasi permasalahan-permasalahan Pandemi Covid-19.

“Kita ingin sampaikan dalam konferensi pers ini tentang bagaimana industri digital membantu Pemerintah mengatasi permasalahan-permasalahan Pandemi Covid-19 Kementerian Kominfo mengajak kita semua untuk bersatu dalam menghadapi situasi Pandemi Covid-19 di Indonesia, karena peran setiap orang penting untuk mencegah penyebaran virus yang lebih luas,” ujar Menteri Johnny dalam Konferensi Pers Online mengenai Dukungan Platform Digital Memudahkan Proses Social Distancing: Bekerja, Belajar dan Beribadah di Rumah, dari Ruang Serbaguna Kementerian Kominfo, Senin (23/3).

Menteri Kominfo menyatakan apresiasi platform digital di Indonesia memberikan dukungan pelaksanaan Gerakan Jaga Jarak atau Physical Social Distancing sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk mencegah penyebaran lebih lanjut Pandemi Covid-19.

Platform digital baik decacorn maupun unicorn di antaranya Gojek, Tokopedia, Bukalapak, Halodoc, dan Ruangguru telah memberikan fasilitas dan dukungan dalam gerakan Bekerja dari Rumah, Belajar dari Rumah dan Berdoa atau Beribadat di Rumah sesuai dengan bidang layanannya masing-masing,” jelasnya.

Menteri Johnny mengimbau agar masyarakat memanfaatkan layanan yang disediakan platform digital tersebut secara maksimal. “Kami mendorong kegiatan belanja dari rumah, konsultasi dari rumah, dan belajar dari rumah. Pemerintah juga mengimbau agar harga barang dan jasa di platformnya tidak ada kenaikan yang tidak terkendali,” jelasnya.

Selain itu, Kementerian Kominfo juga mengapresiasi upaya platform digital dalam bentuk Corporate Social Responsibilty (CSR). “Untuk membantu penggalangan dana, pengadaan Alat Perlindungan Diri (APD) dan beragam donasi lain untuk mendukung upaya Pemerintah melawan Covid-19,” jelas Menteri Kominfo.

Menteri Kominfo mengadakan konferensi pers secara online bersama Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan; Chief of Public Policy and Goverment Relation Gojek Sintho Nugroho; Co-founder and Vice-Chairman Tokopedia Leontinus A. Edison; CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin; CEO Halodoc Jonathan Sudharta; Co-Founder/ Chief of Product and Partnership Ruangguru Iman Usman; serta Head of Public Affairs Grab Indonesia Tri Sukma Anreianno.

Secara khusus, Menteri Johnny mengapresiasi seluruh platform digital yang mendukung kebijakan dan bekerja dan belajar dari rumah serta kampanye Gerakan Sosial atau Physical Distancing. 

“Gojek dan Halodoc yang telah memberikan dukungan fasilitas untuk pemantauan dan pengecekan kesehatan dari rumah. Bukalapak, Tokopedia, serta Gojek dan Grab yang membuka peluang untuk bekerja dari rumah. Serta Ruangguru yang memfasilitasi proses belajar dari rumah,” jelas Menteri Johnny.

Menteri Kominfo mengapresiasi seluruh operator telekomunikasi dan Penyedia Akses Internet (ISP) yang telah memberikan kontribusi sangat besar dalam menyediakan akses gratis untuk mendukung penanganan Covid-19 secara interaktif.

“Secara khusus juga ingin kami sampaikan bahwa kepada seluruh penyelenggara telekomunikasi atau operator seluler, internet service provider untuk menjaga kapasitas layanan dengan menyediakan bandwith yang cukup dan menjaga kualitas layanan atau Quality of Services,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Menteri Johnny menyampaikan ucapan terima kasih atas layanan gratis panggilan call center 119, 117 dan 112. “(Serta) WhatsApp Blast dan SMS Blast operasional dari Chatbot WhatsApp Covid19.go.id Powered by Kominfo,” ujarnya.

Fasilitasi Data Berkualitas
Untuk operator telekomunikasi dan penyedia layanan akses internet, Menteri Kominfo mengharapkan bisa memperluas jangkauan layanan. “Fasilitas paket data dan layanan gratis kepada mahasiswa pada banyak perguruan tinggi dengan harapan dapat diperluas untuk melayani para siswa lainnya di sekolah-sekolah menengah,” jelasnya.

Menteri Johnny juga meminta agar fasilitas layanan internet yang memudahkan distance learning dapat diberikan dalam bentuk paket-paket gratis yang lebih luas. “Tidak saja ke banyak perguruan tinggi akan tetapi juga kepada sekilah menengah yang juga membutuhkan sekali dalam rangka belajar dari rumah,” ungkapnya.

Di akhir paparan pengantar, Menteri Kominfo mengajak penyelenggara telekomunikasi, operator seluler dan internet service provider untuk memastikan tersedianya bandwith yang cukup dan layanan telekomunikasi yang memadai sebagaimana biasanya. (rfr)

- Advertisement -

TERBARU

Pasien Positif Bertambah 181 Orang, Masyarakat Diminta Pakai Masker

Kastara.ID, Jakarta - Pasien Covid-19 yang sembuh hari ini, Ahad (5/4), bertambah 14 orang sehingga total pasien sembuh ada 164 orang. Untuk mencegah penularan...