Jakarta International Stadium (JIS)

Kastara.ID, Jakarta – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Provinsi DKI Jakarta Mohamad Taufik mengapresiasi pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) yang terus berproses di tengah kondisi pandemi.

Taufik mengatakan, JIS akan menjadi salah satu stadion sekaligus ruang publik kebanggaan masyarakat Jakarta yang sangat potensial dikembangkan menjadi sport tourism terbaik di Indonesia.

“Ini kan bisa jadi sport tourism, bisa menjadi sarana konser dan multifungsi. Sehingga dari kegiatan itu yang nantinya dapat membiayai perawatan JIS ini. Kami berpesan bahwa tolong ini diselesaikan secara baik tepat waktu. Ini harapan masyarakat Jakarta dan masyarakat pecinta sepak bola,” ujarnya, Ahad (24/10).

Taufik meminta kepada PT Jakarta Propertindo/Jakpro (Perseroda) selaku pengembang sekaligus pengelola JIS untuk selalu konsisten mengajak dan membina masyarakat sekitar stadion agar berkolaborasi menjaga keamanan dan keindahan stadion berstandar FIFA dengan kapasitas 82.000 penonton tersebut.

“Stadion ini harus membawa manfaat untuk masyarakat sekitar. Harus diajak untuk mengamankan dan berkontribusi kepada stadion kebanggaan masyarakat Jakarta,” terangnya.

Sementara Direktur Utama PT Jakpro (Perseroda), Widi Amanasto menuturkan, realisasi pembangunan JIS hingga minggu ke-111 mencapai 76,52 persen.

Pengerjaan fitur unggulan stadion saat ini sudah memasuki tahap akhir (finishing) seperti corporate box, media roomroyal lounge, press conference room, dan locker room home and away. Sementara pemasangan rumput stadion utama hampir mencapai 100 persen.

“Insya Allah target kita hingga akhir bulan ini progresnya bisa mencapai 80 persen,” bebernya.

Menurutnya, JIS tidak hanya akan meningkatkan prestasi olahraga di level Jakarta hingga nasional, namun JIS bisa mengembalikan peran wilayah Jakarta Utara sebagai sentral ekonomi baru di Jakarta Utara.

“Masyarakat Jakarta Utara khususnya bisa menjadi pelaku ekonomi di sekitar lokasi JIS. Jika ada pertandingan atau event, usaha-usaha ini bisa dikembangkan masyarakat yang tinggal di tempat ini,” ucapnya.

Ia menambahkan, munculnya JIS bukan hanya sekadar menjadi stadion bagi warga Jakarta, tetapi juga bisa menjadi pusat pariwisata baru berskala internasional yang kelak dapat meningkatkan perekonomian kawasan sekitarnya.

“JIS dibangun sebagai stadion multi-event bertaraf internasional yang berpihak pada seluruh masyarakat, serta mendukung visi kota yang liveable dan berkelanjutan,” tandasnya.

Untuk diketahui, nantinya JIS akan menyediakan sekitar 13.000 meter persegi ruang usaha, lebih dari 1.300 hunian dengan 238 hunian terjangkau, 14.000 meter persegi ruang terbuka, dan 5.700 meter persegi fasilitas olahraga publik.

Pembangunan kawasan JIS rencananya juga akan dilengkapi dengan pembangunan Stasiun MRT dan kereta api terintegrasi dengan stadion tersebut. (hop)