Kastara.Id,Depok –  Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono melepas Relawan Tim Depok Peduli Gempa Cianjur, bantuan yang diberikan kepada korban Gempa Cianjur ada melalui program D’Saber sebanyak 435 paket sembalo senilai Rp. 63 juta, donasi dari ASN dan perangkat daerah serta masyarakat mencapai Rp. 452 juta, dan bantuan bahan pokok seperti susu, makanan bayi, air mineral, mie instan, roti, dan sembako.Kamis (24/11).

Relawan tersebut untuk membantu penanganan para korban gempa Cianjur.
Para relawan yang diberangkatkan terdiri dari tenaga kesehatan RSUD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Kesehatan, PMI, Dinas Sosial,  Tagana dan Pol PP

Dalam Pidatonya Imam mengatakan ,“ membawa logistick bantuan yang dibutuhkan para korban gempa Cianjur, seperti mobil angkut, tenda pengungsi, obat- obat, makanan , dan lainya,”.
“Untuk non pangan kita masih sedikit yang dibawa buat warga yang mengungsi yaitu selimut, pembalut, kantong jenasah, serta stok pacul dan lain-lain,” tuturnya.

Relawan dan barang bantuan yang dikirim  bentuk kepedulian terhadap para korban bencana gempa Cianjur.. Cianjur bagian dari Jawa Barat dan dekat dengan kita. Untuk itu saya mengajak atas nama wali kota, seluruh ASN, dan warga Depok bahu membahu membantu korban Cianjur,” kata Imam.

Masih kata  Imam menyebutkan, Pemerintah Kota Depok dalam hal  membentuk Tim Depok Peduli Bencana Gempa Cianjur dan membuat posko bantuan.
“Kita membuat posko penyaluran bantuan  di gedung Perpustakaan Kota Depok, dengan bisa mengirim bantuan ke rekening Bank BJB 0130753477100,”.

Imam berpesan kepada para relawan yang ikut serta membantu penanganan di Cianjur untuk meluruskan niatnya, karena kondisi di Cianjur dalam keadaan tidak normal.
“Di sana terkena bencana, mereka duka, sedih, meningal dunia, musibah. Mereka dalam keadaan musibah. Bagi para relawan meluruskan niat,”katanya

Imam menambahkan ,pertama agar para relawan untuk sabar dalam penanganan para korban bencana gempa Cianjur.
“ke-dua harus Sabar kunci melayani dengan sepunuh hati.Dan  ke-tiga berkoodinasi harus berkoordinasi.

Semua dibawah koordinasi Gandara dan wakil dilapangan Deni Romulo dia ditunjuk sebagai komandan lapangan disana,jadi setiap tindakan harus melalui kordinasi terlebih dahulu jangan bertindak sendiri-sendiri,” tutupnya.