PTM

Kastara.ID, Depok – Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Depok dimulai sejak Senin (24/1). Seperti juga di Kecamatan Beji ada 39 SD dan 16 SMP negeri dan swasta yang telah melaksanakan PTM dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Camat Beji, Hendar Fradesa mengatakan, sejak awal pelaksanaan hingga saat ini, pihaknya turun langsung untuk melakukan monitoring. Monitoring tersebut sekaligus juga untuk mengingatkan siswa dan tenaga pengajar untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

“Kami ikut memonitor ke beberapa sekolah di antaranya ikut mendampingi Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono ke sejumlah sekolah saat PTM. Kami juga memeriksa kesiapan pendukung dan prokes di sekolah,” katanya sebagaimana dilansir laman resmi Pemkot Depok, Jumat (28/1).

Selain warga sekolah, ujar Hendar, pihaknya juga turut mengedukasi pedagang yang berjualan di depan sekolah. Seperti edukasi kewajiban pedagang menggunakan masker dan sarung tangan serta melarang siswa berkerumun antre ketika membeli makanan.

“Di SMPN 5 Beji Timur kami edukasi pedagang, karena kantin sekolah dilarang buka. Untuk menghindari penularan pada saat siswa pulang sekolah kemudian jajan. Tapi kami juga terus menekankan pihak sekolah harus mewajibkan untuk membawa bekal makan minum dari rumah dan tidak jajan di luar,” ungkapnya.

Hendar menambahkan, kesiapan juga dilakukan pihaknya jika nantinya ada temuan kasus Covid-19 di sekolah. Sebab syarat dalam pelaksanaan PTM adalah pembentukan satgas Covid-19 di sekolah.

“Satgas ini fungsinya agar melakukan koordinasi jika ada temuan kasus, baik ke Kampung Siaga Covid (KSC), Puskesmas dan Satgas Kelurahan dan Kecamatan untuk dilakukan penanganan,” tutupnya. (dha)