Kastara.Id,Jakarta – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak dilaksanakan di Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau dengan jumlah desa sebanyak 21 desa  tersebar di 9 kecamatan dan Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan jumlah desa pelaksana sebanyak 102 desa yang tersebar di 12 kecamatan. Kamis, (29/9 ).

Pada perhelatan tersebut 76 calon kades, yang terdiri dari 69 laki-laki dan 7 perempuan, berkompetisi memperebutkan kursi kepala desa di Kabupaten Bintan, sedangkan di Manggarai Barat diikuti oleh 354 calon kades, yang terdiri dari 352 laki-laki dan 2 perempuan.

Jumlah DPT di Kabupaten Bintan sebanyak 22.078 orang yang tersebar di 69 TPS dan jumlah DPT di Manggarai Barat sebanyak 117.734 orang yang tersebar di 310 TPS.

Pemilihan Kepala Desa serentak di Kabupaten Bintan sudah menyesuaikan regulasi melalui Peraturan Bupati Nomor 9 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Bintan Nomor 13 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pemilihan Kepala Desa yang di dalamnya telah mengatur mengenai penerapan protokol kesehatan dan pembatasan DPT maksimal 500 orang per TPS.

Sementara, Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bintan sudah dinyatakan dalam Surat Bupati Bintan Nomor B/1852/100/IX/2022 tanggal 20 September 2022 hal Laporan Kesiapan Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2022.

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak di Kabupaten Manggarai Barat sudah menyesuaikan regulasi melalui Peraturan Bupati Nomor 36 Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Pemilihan Kepala Desa yang di dalamnya telah mengatur mengenai penerapan protokol kesehatan dan pembatasan DPT maksimal 500 orang per TPS.

Penanganan Covid-19 di Kabupaten Manggarai Barat sudah dinyatakan dalam Surat Bupati Manggarai Barat Nomor DPMD.410/884/IX/2022 tanggal 6 September 2022 hal Laporan Hasil Persiapan Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kabupaten.

Kementerian Dalam Negeri Melalui Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa mengadakan webinar untuk memantau pelaksanaan pilkades serentak di kedua kabupaten tersebut khususnya mengenai penerapan protokol kesehatan sesuai dengan Permendagri Nomor 72 Tahun 2020  tentang Perubahan Kedua atas Permendagri Nomor 112 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Desa dan memastikan jumlah DPT per TPS sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 141/6698/SJ tanggal 10 Desember 2020 tentang Jumlah Pemilih di Tempat Pemungutan Suara Pemilihan Kepala Desa Serentak di Era Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) yang berjumlah tidak lebih dari 500 DPT.

Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Yusharto Huntoyungo berharap Pemerintah Kabupaten Bintan dan Manggarai Barat untuk tetap waspada dan tidak lengah terhadap pandemi Covid-19 dengan terus menerapkan protokol kesehatan baik pada saat penghitungan suara maupun pelantikan kepala desa terpilih, serta berharap seluruh kepala desa yang terpilih merupakan pilihan terbaik sesuai hati nurani masyarakat yang sekiranya dapat semakin memajukan desa sekaligus mendukung visi misi kepala daerah.

BalasTeruskan