Beranda Headline Berita Soal #IndonesiaTerserah, Kesadaran Publik Diawali oleh Kebijakan yang Tegas

Soal #IndonesiaTerserah, Kesadaran Publik Diawali oleh Kebijakan yang Tegas

Kastara.ID, Jakarta — Tagar “Indonesia Terserah” yang banyak dicuitkan pengguna Twitter dan diunggah di Instagram beberapa hari ini harus menjadi perhatian serius dan ditindaklanjuti para pengambil kebijakan di negeri ini. Tagar yang menggaungkan narasi kekecewaan terhadap kebijakan penanggulangan corona dan masih ditemuinya sebagian masyarakat yang belum sepenuhnya disiplin menataati protokol kesehatan menjadi peringatan bahwa jalan dan usaha kita melawan corona masih panjang dan berat. Tagar “Indonesia Terserah” harus disikapi dengan kebijakan penanggulangan yang tegas dan konsisten dijalankan untuk mendorong publik taat dan disiplin menjalankan kebijakan tersebut.

Anggota DPD RI Fahira Idris mengungkapkan perjuangan menanggulangi dan melawan corona di Indonesia tidak boleh kendur oleh situasi dan alasan apa pun. Oleh karena itu, kebijakan penanggulangan yang tegas dan konsisten dijalankan juga tidak boleh kendur. Konsistensi para pengambil kebijakan sangat penting dan vital agar masyarakat sebagai barisan paling depan penaggulangan corona tetap menjalankan perannya dengan baik sehingga virus ini benar-benar dapat kita halau bersama.

“Dalam situasi apa pun terlebih saat wabah yang mengancam jiwa seperti saat ini, kasadaran publik hanya bisa dibangun oleh kebijakan yang tegas dan konsisten dijalankan oleh para pegambil kebijakan dan pemangku kepentingan. Jadi salah satu kunci keberhasilan penanggulangan corona adalah kebijakan yang tegas dan konsisten. Tanpa itu, bangsa ini akan terus berada di situasi yang tidak pasti dan ini akan menjadi kerugian besar bagi kita semua,” ujar Fahira Idris di Jakarta (19/5).

Menurut Senator Jakarta ini, tagar “Indonesia Terserah” yang banyak disuarakan tenaga medis dan relawan menjadi sinyal bahwa harus ada evaluasi menyeluruh terhadap konsistensi kebijakan penanggulangan corona di Indonesia. Sebagai profesi yang tiap hari berhadapan, melihat, dan menangani langsung baik pasien dalam pengawasan dan pasien positif corona, suara tenaga medis dan relawan harus menjadi salah satu acuan utama evaluasi kebijakan penanggulangan corona.

Apa yang disuarakan teman-teman tenaga medis dan relawan, lanjut Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR RI ini harus cepat direspons dan ditindaklanjuti. Karena mereka lah yang paling paham kondisi di lapangan seperti apa. Ucapan terima kasih dan penghargaan tertinggi yang dapat kita lakukan untuk tenaga medis dan relawan adalah melahirkan kebijakan penanggulangan corona yang tegas dan konsisten serta kedisiplinan kita semua menjalankan PSBB dan protol kesehatan Covid-19.

“Saat ini cara paling tepat memberikan hormat dan apresiasi serta mengucapkan terima kasih kepada tenaga medis dan relawan adalah kebijakan yang tegas dan konsisten serta ketaatan kita semua menjalankan aturan PSBB dan protokol kesehatan. Mereka (tenaga medis dan relawan) adalah pahlawan, sudah sepatutnya suara dan keinginan mereka kita direalisasikan,” pungkas Fahira. (dwi)

- Advertisement -

TERBARU

Memfasilitasi Upaya Penyelesaian Permasalahan PPDB DKI Jakarta

Kastara.ID, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Rapat Koordinasi dan memfasilitasi upaya penyelesaian permasalahan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta. Rakor dipimpin...