Oleh: Al-Zastrouw MELIHAT kondisi kebangsaan saat ini bagai berkaca di cermin retak. Keretakannya sangat berkeping, sehingga kita tidak bisa melihat wajah asli kita di cermin tersebut. Untungnya, serpihan itu belum ada yang lepas dari bingkainya. Semuanya masih tertaut dan berada...
Oleh: Jaya Suprana SEBAGAI rakyat jelata yang bukan hanya awam saja namun bahkan naif politik, saya cukup sadar-diri untuk tidak berani mengungkap opini politik apalagi melibatkan diri ke dalam kemelut deru campur debu berpercik keringat, air mata dan darah yang...
Oleh: Jaya Suprana PADA suatu hari saudara sepupu saya, Nugroho Suprana, berbagi sebuah kartun tentang seorang hakim negara anggota Commonwealth (sebab mengenakan rambut palsu lucu) yang sedang menghakimi seorang warga berwajah cemas campur bingung akibat sang hakim berambut palsu mirip...
Oleh: Jaya Suprana KATA cemooh berasal dari alam margasatwa paling populer adalah anjing disusul babi. Dari kemelut khasanah politik akhir-akhir ini bermunculan kata cemooh kesatwaan kreasi baru mulai dari cebong, kampret sampai kadal gurun. Anjing Menarik, menyimak kenyataan sifat satwa yang digunakan sebagai kata...
Oleh: Jaya Suprana KATA ulang dalam bahasa Indonesia memiliki keajaiban tersendiri. Jika pada lazimnya kata ulang bermakna plural seperti kata-kata, anak-anak, orang-orang, raja-raja, maka ada kata-ulang yang berubah makna menjadi sama sekali beda makna dengan kata-dasar yang diulang. Sim Salabim Kata dasar jangan yang menurut...
Oleh: Fadil Aulia TIADA pidana tanpa kesalahan atau geen straf zonder schuld. Postulat ini nampaknya cocok digunakan untuk menganalisis kasus yang terjadi beberapa hari yang lalu. Tepatnya hari Jumat tanggal 11 Oktober 2019, masyarakat dihebohkan dengan adanya keputusan dari KSAD...
Oleh: Satria Sukananda, S.H., M.H. RIBUAN mahasiswa di berbagai wilayah indonesia turun ke jalan dengan membawa misi menggagalkan Dewan Perwakilan Rakyat dan Pemerintah merevisi sejumlah Undang-Undang. Demonstrasi besar-besaran ini terjadi pada tanggal 23 dan 24 September 2019. Ada tujuh tuntutan yang...
Oleh: Jaya Suprana KANTOR berita RMOL memberitakan bahwa Polri diminta mengoptimalkan kembali peran intelijen dan Densus 88 antiteror pasca terjadinya penyerangan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto. Kewaspadaan “Untuk itu diharapkan kepada Polri agar mengoptimalkan kembali kegiatan intelijen...
Oleh: Jaya Suprana PADA masa sisa hidup sebelum menghembuskan nafas terakhir, saya berupaya mempelajari makna  kehidupan. Dalam mempelajari makna kehidupan saya tersadarkan bahwa tujuan utama kehidupan adalah kemanusiaan. Namun, satu di antara hal utama bagi manusia akibat mustahil menempuh perjalanan kehidupan...
Oleh: Jaya Suprana APABILA pada abad XVI, Italia punya Leonardo da Vinci, Jerman punya Albrecht Duerer, Spanyol punya El Greco, Prancis punya Germain Pilon, Inggris punya Nicholas Hilliard, maka China punya Wen Zhengming. Wen Ren Wen Zhengming adalah mahapelukis dan mahakaligrafis terkemuka...

TERBARU