Headline

Negara Dianggap Keliru Ambil Aset Korban First Travel

Kastara.ID, Jakarta – Putusan hakim Mahkamah Agung (MA) untuk merampas aset First Travel untuk kemudian diserahkan ke Negara dinilai pakar hukum pidana Abdul Fickar Hajar sebagai langkah keliru.

Masalah yang menjadi kontroversi di masyarakat tersebut menurut Fickar adalah langkah keliru. Barang bukti aset seharusnya diserahkan pada korporasi First Travel untuk kemudian berurusan secara perdata dengan para korban.

Ditambahkannya, hakim pengadilan pidana telah melampaui kewenangannya. Hakim kamar pidana MA seharusnya tidak ikut mengambil keputusan yang bersifat perdata.

Sementara itu para korban penipuan First Travel mengaku pasrah atas keputusan hakim MA. (ars)

Leave a Comment

Recent Posts

Nuroji : Gerindra Sudah Mengantongi Dua Nama Supian Suri dan Yeti Wulandari Untuk Walikota dan Wakilnya

Kastara.Id,Depok- Nuroji anggota DPR RI Fraksi Gerindra  terpilih kembali di Pileg 2024 menghadiri undangan acara…

Pemerintah Kota Depok Harus Ada BPR Untuk Peningkatan Ekonomi Daerah

Kastara.Id,Depok - Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat akan membentuk Bank Perkreditan Rakyat atau BPR sebagai…

Paripurna DPRD Depok Dalam Rangka Memperingati HUT Depok ke-25

Kastara.Id,Depok- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati HUT…

Jokowi dan Gibran Pas Berlabuh di PSI atau Golkar

Kastara.ID, Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) dengan tegas menyatakan, Joko Widodo (Jokowi) dan Gibran Rakabuming…

Alhamdulilah SK sudah diberikan Imam Budi Hartono

Kastara.Id,Depok - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu  resmi memberikan Surat Keputusan (SK) rekomendasi…

Bukti Keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok Dalam Menunjukkan Prestasi

Kastara.Id,Depok - Prestasi membanggakan kembali diraih Kota Depok. Di awal tahun 2024 ini, Kota Depok…