Tingkatkan Kapasitas Penumpang, DDT Manggarai-Cikarang Selesai 2020

DDT Manggarai-Cikarang

Kastara.ID, Depok – Untuk memastikan pelayanan Kereta Commuterline Jabodetabek, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjajal langsung Kereta Commuterline jurusan Depok.

Menhub mengaku pelayanan Kereta Commuterline sudah cukup baik. Akan tetapi ke depan masih perlu ada peningkatan kapasitas kereta Commuterline. Untuk itu Menhub menargetkan jalur Double Double Track (DDT) Manggarai-Cikarang akan selesai pada 2020.

Menhub mengatakan jalur DDT berfungsi memisahkan jalur kereta api jarak jauh, KRL, dan kereta bandara, sehingga perjalanan menjadi semakin singkat dan tepat waktu.

Dengan diselesaikannya jalur DDT nantinya kapasitas kereta Commuterline juga akan meningkat.

“Bahwa hari-hari tertentu katanya penuh ya itu bagian yang harus kita tingkatkan, kita akan tingkatkan dalam 2 tahun mendatang. Sekarang ini kapasitasnya 1,2 juta penumpang, kita akan tingkatkan sampai 2 juta penumpang,” kata Budi di Stasiun Depok Baru (5/1).

Baca Juga:  Aktivasi Dua Jalur KA di Jabar Dukung Aksesibilitas Bandara Kertajati

Lanjut Menhub, jarak waktu antar kereta kereta Commuterline juga akan dipersingkat dari saat ini 5 menit menjadi hanya 3 menit.

Menurutnya, hal tersebut akan membuat KRL bisa menampung lebih banyak orang dan diharapkan tepat waktu. “Kami juga akan mengubah dari fixed block menjadi moving block,” ujarnya.

Dijelaskan Menhub saat ini pengerjaan jalur DDT terkendala dengan ketersediaan waktu kosong (window time) jalur kereta yang sangat padat.

“Butuh waktu 2 tahun hingga 2020. Prosesnya lama karena dalam sehari hanya bisa mengerjakan pembangunan maksimal selama 4 jam,” ucapnya.

Menhub menambahkan, KRL Commuter Line berhenti beroperasi pada pukul 12 malam dan sudah melayani penumpang kembali pada pukul 5 pagi. Window time untuk pembangunan jalur DDT tersebut tidak bisa ditambah lagi karena berisiko mengorbankan kepentingan penumpang. (lan)