Jelita Sejuba, Kegalauan Seorang Istri Prajurit

Jelita Sejuba

Kastara.id, Jakarta – Film ‘Jelita Sejuba’ merupakan karya perdana rumah produksi Drelin Amagra Picture. Dengan jalan cerita tentang Sharifah yang diperankan oleh Putri Marino, seorang istri tentara yang hatinya selalu bergejolak setiap kali suaminya Jaja yang diperankan Wafda Saifan Lubis menjalankan tugas negara.

Kerinduan akan suaminya selalu membawa ingatannya ke masa lalu yang indah di negeri Natuna, namun Sharifah tetap yakin akan cintanya untuk ksatria pembela negara.

Film yang digawangi produser Marlia Nurdiyani serta sang sutradara Ray Nayoan ini didukung aktris senior seperti Nena Rosier, Aldi Maldini, Abigail, Mutiara Sofya, Putri Marino, dan Wafda Saifan Lubis.

Film ‘Jelita Sejuba’ yang diluncurkan di Jakarta (7/3), berawal dari buah pemikiran Krisnawati, seorang wanita yang berkecimpung di dunia militer. Ia menyaksikan sendiri bahwa di balik sosok prajurit-prajurit muda yang siap mempertaruhkan nyawa untuk negara, ada perempuan-perempuan hebat.

Cerita ini merupakan kisah cinta yang unik dan tidak biasa. Tidak banyak orang tahu perjuangan hidup seorang istri prajurit yang harus berpisah jauh dengan suami yang sedang bertugas. Apalagi harus berperan menjadi kepala keluarga dengan segala kegelisahan dan kekhawatiran yang dipendam dalam-dalam.

Film yang akan tayang di bioskop-bioskop nasional mulai tanggal 5 April 2018 ini, skenarionya digarap Jujur Prananto. Juga didukung music director Ricky Surya Virgana yang merupakan personel White Shoes & The Couples Company yang berkalaborasi dengan pemusik lokal Natuna dalam menciptakan alunan musik Melayu yang indah.

Dengan setting film yang menawan, berhasil menginspirasi musisi Anji Manji yang khusus menciptakan lagu berjudul ‘Menunggu Kamu’, sebuah lagu cinta pertama untuk Natuna. Sementara musisi Ade Paloh juga ikut mengisi soudtrack film ini. (*)

Reporter: Koes Biantoro
Editor: Dwi